Antisipasi Corona, Pengawasan Tol Palembang-Kayuagung Diperketat

Dengan adanya posko, maka setiap pengguna jalan tol Kayuagung-Palembang yang melintas harus dicek dahulu kesehatannya. 

Bisnis.com , PALEMBANG – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) memperketat pengawasan kendaraan yang melintas di jalan tol seiring telah beroperasinya ruas tol Palembang – Kayuagung. Diketahui, dengan beroperasinya ruas tol tersebut maka akses tol Palembang hingga Lampung telah tersambung sepenuhnya. Waktu tempuh untuk menuju ke provinsi tetangga tersebut hanya berkisar 3 jam. Wakil Bupati Kabupaten OKI M. Dja’far Shodiq mengatakan pihaknya berencana mendirikan posko pemantauan virus corona atau Covid-19 di  exit  tol Desa Pedu, Jejawi. Langkah itu merupakan antisipasi pemkab dalam mencegah penyebaran pandemi global tersebut. “Hal ini sebagai upaya pengetatan perbatasan Kabupaten OKI dari masuknya pendatang dari luar daerah untuk mencegah wabah Covid-19 masuk ke sini,” katanya, Rabu (1/4/2020). Apalagi, mengingat satu kasus positif virus corona telah terkonfirmasi berasal dari Kabupaten OKI. Dja’far mengatakan dengan adanya posko tersebut maka setiap pengguna jalan tol yang melintas harus dicek dahulu kesehatannya.  “Nanti yang ke arah Lampung atau Jakarta,kami setop juga dan akan kita cek yang akan masuk wilayah OKI, karena setiap perbatasan sudah kita persiapkan semua untuk antisipasi,” katanya. Menurut dia, pemkab OKI juga mendirikan posko di titik-titik perbatasan lainnya. Posko pemantauan itu akan dijaga oleh Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten OKI selama 24 jam. Sehingga seluruh warga yang akan masuk ke Kabupaten OKI dapat dicek kondisi kesehatannya. Sementara itu, Deputi Pembangunan Jalan Tol Palembang-Kayu Agung PT Sriwijaya Waskita Tol, Yusuf Ar Rosadi, mengatakan pihaknya telah bekerjasama dengan Pemkab OKI untuk mengecek penumpang dan pengguna jalan tol. “Detailnya dari Gugus Tugas dari Pemkab OKI. Di pos itu penumpang akan di cek suhu tubuh dan kesehatannya sebagai upaya memastikan agar virus korona tidak menyebar,” jelasnya. Yusuf mengatakan pihaknya pun siap menutup ruas tol tersebut apabila  pemda mengambil kebijakan karantina wilayah. “Ini untuk melayani yang dari Kayu Agung sampai Palembang saja, mungkin kalau ada instruksi pemda mengisolasi memblokir langsung kita taati,” kata dia.

Leave a Reply