Apakah Masker Kain Dapat Cegah Penyebaran Corona? Simak Penjelasan Dokter Spesialis Paru

Apakah Masker Kain Dapat Cegah Penyebaran Corona? Simak Penjelasan Dokter Spesialis Paru

TRIBUN-TIMUR.COM – Apakah Masker Kain Dapat Cegah Penyebaran Corona ? Simak Penjelasan Dokter Spesialis Paru .
Sejumlah warga terpaksa mengenakan masker kain di tengah wabah virus corona atau covid-19.
Kain terpaksa digunakan, lantaran masker kesehatan siudah langka. Bahkan, jika ada didapatkan, harganya fantastis.
Namun bagaimana pendapat dokter spesialis tentang masker kain tersebut?
Dokter spesialis paru RS Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, dr Erlina Burhan menyebut   masker kain   juga dapat dipergunakan untuk melindungi diri dari droplet.

Selama ini penularan   virus corona   terjadi melalui cairan droplet yang keluar saat bersin atau batuk.

“Masker kain perlindungan terhadap droplet ya ada, tetapi tidak ada perlindungan terhadap aerosol atau airborne,” ujar Erlina di Kantor BNPB, Jakarta, Rabu (1/4/2020).

Meski begitu, Erlina mengatakan masker kain tidak dapat melindungi droplet dalam bentuk partikel kecil. Masker jenis ini juga tidak bisa menyaring virus yang melalui udara.

BANDAR LAMPUNG- Pengerajin menyelesaikan pembuatan masker kain di Perum Ragom Gawi Permai I, Kemiling, Bandar Lampung. Jumat (27/3/2020). Produksi masker dengan berbahan kain tersebut di jual dengan harga Rp 10 ribu dan menjadi alternatif ditengah kelangkaan serta kenaikan harga masker medis. Menurut pengerajin kain Siti Nuraisah dirinya mengaku semenjak merebaknya virus corona ia mengaku mengalami peningkatkan pesanan hingga 8 lusin perhari. (Tribunlampung.co.id/Deni Saputra). (Tribunlampung.co.id/Deni Saputra)

Masker kain dapat menyaring partikel dengan ukuran 3 mikron. Partikel sebesar ini dapat dicegah sekitar 10-60 persen.
“Masker kain ini dalam keadaan terpaksa bisa digunakan, tapi tidak sebaik dan seefektif   masker bedah. Filtrasi terhadap partikelnya lebih rendah dibanding   masker bedah,” ucap Erlina.
Namun menurutnya   masker kain   lebih baik digunakan untuk tenaga medis atau orang yang sakit agar tidak menularkan penyakitnya.

Berita Populer

Editor: Ansar

Leave a Reply