Pemuda di Belitung Sebut Virus Corona Terus-menerus Akibat Khawatir Berlebih, Dirawat di Poli Jiwa

Warga Belitung tersebut mengucapkan kata-kata virus corona terus tanpa henti dan akhirnya masuk dan dirawat di ruang poli jiwa RSUD Marsidi Judono.

POSBELITUNG.CO, BELITUNG – Seorang lelaki berusia 20 tahun kini masuk ruang poli jiwa RSUD Marsidi Judono Kabupaten Belitung.
Warga Belitung tersebut mengucapkan kata-kata virus corona terus tanpa henti dan akhirnya masuk dan dirawat di ruang poli jiwa RSUD Marsidi Judono sejak Senin (30/3/2020).
Adanya kasus ini menujukkan bahwa warga diminta untuk tidak perlu khawatir berlebihan menghadapi wabah covid-19 ini. 
Kekhawatiran atau ketakutan yang berlebih bisa bisa berdampak kepada psikologis seseorang.
“Jadi ada dampak psikologis, akibat kekhawatiran yang berlebihan tadi, ketakutan yang berlebihan. Akibat dari itu timbul gejala-gejala gangguan jiwa . Itu sudah ada satu di ruang poli jiwa, karena terlalu khawatir,” ungkap Direktur RSUD Marsidi Judono Kabupaten Belitung dr Hendra kepada posbelitung.co, Rabu (1/4/2020).
Hendra mengimbau masyarakat agar terus menerus berpikir positif, dan memiliki suasana hati yang gembira, serta yakin bahwa bisa melawan virus tersebut.
“Yang penting kita selalu jaga kesehatan, dan jangan terlalu banyak berkumpul, Insya Allah bisa dilawan. Ya pasien ini sebelumnya tidak pernah ada gangguan jiwa , dan baru pertama masuk ke sini,” jelasnya.
Hendra mengatakan, ada kabar gembira dari penanganan virus corona ini.
Ternyata, menurut diam virus itu hanya bisa menelur kepada orang – orang yang mempunyai penyakit bawaan.
Orang-orang seperti ini dinilai akan cepat tertular.
“Kemudian kepada orang yang daya tahan tubuhnya menerun, seperti kelelahan dan ada penyakit lain, dan kalau daya tahan tubuhnya kuat, tidak akan,” pungkasnya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi

Editor: Dedi Qurniawan

Ikuti kami di

Leave a Reply