Dampak Covid-19, De Craft Gallery Kasongan Alami Penurunan Penjualan

Usaha Glass Art and Furnicraft, De Craft Gallery mengalami penurunan penjualan selama wabah virus Corona masuk ke Yogyakarta.

Laporan Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL – Usaha Glass Art and Furnicraft, De Craft Gallery mengalami penurunan penjualan selama wabah virus Corona masuk ke Yogyakarta.
Pemilik De Craft Gallery , Slamet Riyadi (42) mengatakan, penjualannya mengalami penurunan baik dari penjualan dalam negeri maupun penjualan ke luar negeri.
Penurunan terjadi juga tidak hanya dari penjualan secara langsung di toko namun juga penjualan melalui online.

“Pendapatannya menurun baik penjualan yang datang ke toko maupun melalui online dari Instagram, Facebook dan Email. Penurunan terjadi anjlok hampir 70 persen. Sebelum adanya Covid-19, penjualannya dari pembeli yang datang ke toko bisa sampai Rp 6 juta per hari bahkan mentok-mentoknya saja masih bisa dapat minimal Rp 3 juta per hari,” beber pria asal Kota Gede ini kepada TRIBUNJOGJA.COM pada Jumat (03/04/2020).
Selain penjualan dalam negeri, barang yang diproduksi oleh De Craft Gallery juga sudah merambah pasar internasional.
“Untuk penjualan dalam negeri biasanya ke Surabaya, Ambon, Pekanbaru, Banjarmasin, Jakarta dan Bandung. Sedangkan untuk penjualan ke luar negeri sudah merambah ke Perancis, Australia dan Austria,” kata dia.

Slamet menambahkan penjualan secara online terakhir pada akhir Maret kemarin.
Namun demikian walaupun penghasilannya menurun, Slamet tetap bersyukur dengan pendapatan yang didapatkannya saat ini.
“Tetap bersyukur saja untuk saat ini. Seumpama ada pembeli yang cuma membeli barang harga Rp 50 ribuan ya lumayan. Semoga saja wabah Covid-19 segera berakhir dan penjualan bisa normal kembali seperti sebelumnya,”pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Sri Cahyani Putri

Editor: Ari Nugroho

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *