Ilmuwan Gunakan Selembar Kertas untuk Temukan Corona dalam Air Limbah

Ilmuwan Inggris akan kembangkan alat untuk lebih dini deteksi virus corona dalam air limbah. Alat ini cukup murah, karena hanya menggunakan kertas.

KOMPAS.com – Pandemi wabah virus corona terus membuat para ilmuwan mempelajari bagaimana virus SARS-CoV-2 ini berkembang. Termasuk upaya untuk melihat penyebaran, salah satunya di dalam limbah .
Para ilmuwan mencoba meningkatkan langkah-langkah pengujian dari virus yang menyebabkan penyakit Covid-19 di seluruh dunia ini.
Data skala besar dapat sangat membantu dalam melacak dan mengendalikan penyebaran penyakit ini. Di mana selama ini tidak selalu terungkap melalui gejala yang tampak.
Melansir Science Alert , Jumat (3/4/2020), seorang insinyur biomedis dari Cranfield University di Inggris , Zhugen Yang mengusulkan mekanisme pengujian virus corona yang potensial yang diklaim lebih cepat, terjangkau dan akurat.

Pengujian tersebut menggunakan perangkat berbasis kertas untuk mendeteksi keberadaan virus corona, SARS-CoV-2 di dalam air limbah.
“Kami telah mengembangkan perangkat kertas untuk menguji materi genetik dalam air limbah. Konsep ini akan memberikan potensi yang jelas untuk menguji adaptasi infeksi virus,” ungkap Yang.
Penelitian ini telah dipublikasikan oleh jurnal Environmental Science and Technology. Yang mengungkapkan perangkat yang digunakan cukup murah.
Bahkan, harganya kurang dari US$1,24 dan akan mudah digunakan oleh non-ahli setelah perbaikan lebih lanjut.

“Kami memperkirakan perangkat ini akan dapat menawarkan gambaran lengkap tentang kesehatan populasi begitu sensor ini digunakan,” jelas Yang.
Penelitian ini tercetus setelah muncul epidemiologi berbasis air limbah (WBE). Kendati demikian, pengujian ini memiliki keterbatasan, termasuk kesulitan dalam mengekstrapolasi hasil ke sampel yang lebih luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *