Komisi IX Minta Pemerintah Sigap Antisipasi DBD di Tengah Wabah Corona

Anggota Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati meminta agar pemerintah turut sigap menangani penyakit DBD – Nasional – Okezone Nasional

JAKARTA – Saat wabah virus corona melanda berbagai negara di dunia, masyarakat di Indonesia masih harus menghadapi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Ancaman DBD itu kian nyata mengingat Indonesia memasuki musim pancaroba.
Anggota Komisi IX DPR RI, Kurniasih Mufidayati meminta agar pemerintah sigap menangani DBD. Pemerintah harus melakukan sejumlah langkah agar penyakit tersebut tidak memperburuk keadaan di tengah wabah corona. 
“Semua faskes (fasilitas kesehatan) tingkat pertama (FKTP) harus melakukan gerakan promotif preventif DBD,” kata Kurniasih kepada Okezone, Sabtu (4/4/2020).
Baca Juga: Indonesia Masuk Pancaroba, Kasus DBD Bisa Meningkat di Tengah Pandemi Corona 
Menurutnya, pemerintah saat ini segera memberikan informasi dan edukasi secara masif kepada masyarakat tidak hanya soal corona melainkan juga DBD, melalui fasilitas kesehatan tingkat satu hingga tingkat RT dan RW serta semua pihak terkait.
“Masyarakat harus diinfokan untuk menjaga imunitas diri agar sehat dan terbebas dari Covid-19 dan DBD,” terangnya.
 
Kurniasih juga meminta agar pemerintah menyiapkan fasilitas kesehatan tingkat lanjut di berbagai daerah yakni rumah sakit rujukan baik untuk pasien corona juga DBD. Fasilitas tersebut harus dipisah sehingga penanganan pasien DBD tidak menimbulkan masalah baru karena wabah corona.
“Penanganan pasien DBD harus dipastikan aman dari potensi penularan Covid-19,” terangnya.
Di samping itu, politisi PKS itu juga meminta pemerintah melalui Kementerian Kesehatan harus memiliki tim khusus baik DBD maupun corona. Dengan begitu, penanganan bisa dilakukan secara maksimal.
“Harus ada tim khusus dari kemenkes dan Dinkes dan Sudinkes yang fokus tangani Covid-19 dan DBD secara terpisah agar kedua penyakit menular ini bisa teratasi lebih baik,” tandasnya. (Ari)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *