Prediksi BIN Juni Jadi Puncak Pendemi Corona,Purnawirawan TNI Mulai Galang Bantuan

Berita Terbaru Hari Ini Kota Bandung – Jawa Barat

Mayjen TNI ( Purn ) Wardiyono/RMOLJabar Prediksi Badan Intelijen Negara ( BIN ) puncak pandemi virus Covid 19 akan terjadi pada bulan Juni 2020 mendatang. Ini mengundang kekhawatiran berbagai pihak, termasuk para purnawirawan TNI. Mantan Koorsahli Panglima TNI, Mayjen TNI ( Purn ) Wardiyono mengatakan, tugas setiap anak bangsa adalah mengikuti anjuran pemerintah. Hal itu baru dapat dilakukan jika seluruh elemen bangsa bersatu. ” Pemerintah meminta kita untuk berdiam dirumah agar virus ini tidak meluas penyebarannya. Ini akan dapat dilakukan jika seluruh elemen bangsa bersatu. Bagi saudara – saudara kita yang mampu, saya mohon, bantu saudara – saudara kita yang kurang beruntung agar mereka tetap bisa bertahan dirumah tanpa merasa khawatir akan kebutuhan pokoknya,  ” kata Wardiyono pada kantor berita RMOLJabar, jumat ( 03/04) malam. Wardiyono mengajak seluruh elemen bangsa bahu membahu menghadapi pendemi covid 19 ini. Dia juga meminta semua pihak tidak menyebar narasi – narasi yang membuat bangsa ini menjadi pesimis. ” Ini tanggung jawab kita bersama. Bukan hanya pemerintah. Sekarang bukan waktunya lagi kita harus memperdebatkan hal – hal yang tidak mendasar. Mohon stop narasi – narasi yang membuat masyarakat kita pesimis,” kata Wardiyono. Masih kata Wardiyono, memerangi pendemi covid 19 ini diperlukan aksi nyata. ” Hanya dengan ini kita akan mampu melawan pendemi ini. Secepatnya saya juga akan inisiasi untuk menggalang bantuan,”  ujar Wardiyono. Sebelumnya, Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengungkapkan data prakiraan puncak penyebaran Covid-19 di Indonesia. Doni mengutip data kajian Badan Intelijen Negara (BIN) dalam rapat kerja virtual dengan Komisi IX DPR. Dalam kajian tersebut, diperkirakan puncak penyebaran virus Corona pada akhir Juni atau akhir Juli 2020. “Puncaknya kira-kira akhir Juni atau akhir Juli 2020,” jelas Doni dalam rapat virtual, Kamis (3/4) malam lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *