Tak Pakai APD Saat Kuburkan PDP Corona, 6 Penggali Kubur di Luwu Dikarantina

Luwu

Tak mengenakan
Alat Pelindung Diri (APD)
saat menguburkan jenazah PDP Corona, enam orang

Luwu

Tak mengenakan
Alat Pelindung Diri (APD)
saat menguburkan jenazah PDP Corona, enam orang penggali kubur warga Desa Lalong,
Kabupaten Luwu
,
Sulawesi Selatan
akan menjalani karantina. Para penggali kubur tersebut saat ini telah dijemput oleh gugus tugas percepatan penanganan
COVID
-19 Kabupaten Luwu.
“Sudah dijemput dan akan dikarantina. Tempatnya, mohon maaf dirahasiakan. Yang jelas aman dan jauh dari masyarakat,” ucap Wakil Ketua Satgas COVID-19 Luwu, yang juga menjabat sebagai Kapolres Luwu, AKBP Fajar Dani saat dihubungi, Jumat (3/4/2020).
Diketahui, NR (70) warga Lalong, meninggal di RS Haji Makassar yang merupakan RS Rujukan untuk COVID-19 pada Kamis (2/4) kemarin.
Pagi tadi jenazahnya tiba dengan ambulance bersama empat perawat yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Namun saat dimakamkan, para penggali kubur tidak mengenakan alat pelindung diri.
Sementara itu Camat Walenrang, Edi Masagala mengatakan bahwa sampai saat ini dirinya belum mengetahui apakah pasien tersebut positif atau negatif COVID-19 dan berharap semoga NR hasilnya negatif.
“Mudah-mudahan saja negatif,” Ujar Edi saat dihubungi terpisah.
(lir/lir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *