Amerika Serikat ‘Pecahkan’ Rekor Dunia, Catat Hampir 1.500 Korban Jiwa Covid-19 Dalam Sehari

Meluasnya wabah corona di Amerika Serikat (AS) ini membuat Presiden Donald Trump merekomendasikan seluruh warganya untuk mengenakan masker ketika keluar rumah.

Pandemi Virus Corona

Meluasnya wabah corona di Amerika Serikat (AS) ini membuat Presiden Donald Trump merekomendasikan seluruh warganya untuk mengenakan masker ketika keluar rumah.

Tim WowKeren

Apr 4, 2020

WowKeren –
Amerika Serikat (AS) kini menjadi negara dengan jumlah kasus virus corona (Covid-19) tertinggi di dunia, melebihi Tiongkok dan Italia. Melansir worldometer pada Sabtu (4/4) hari ini, jumlah kasus corona di Negeri Paman Sam tersebut telah mencapai 277.475 pasien.

AS juga melaporkan total jumlah pasien baru yang meninggal akibat corona hampir mencapai 1.500 jiwa dalam satu hari sejak Kamis (2/4) hingga Jumat (3/4) waktu setempat. Angka tersebut “memecahkan” rekor global angka kematian dalam sehari sejak pandemi corona terjadi.

John Hopkins University mencatat adanya 1.480 orang yang meninggal di AS pada Kamis pukul 20.30 hingga Jumat waktu serupa. Dengan demikian, total pasien Covid-19 di AS yang meninggal dunia telah mencapai angka 7.402.

Meluasnya wabah corona di AS membuat Presiden Donald Trump merekomendasikan seluruh warganya untuk mengenakan masker ketika keluar rumah. Trump meminta sekitar 330 juta warga AS untuk menggunakan masker non-medis demi menekan penyebaran virus selama beberapa waktu ke depan.

“Ini akan menjadi hal sukarela. Kamu tak harus melakukan itu dan saya memilih untuk tak melakukannya,” tutur Trump dilansir AFP . “Tapi beberapa orang mau mengikuti dan itu baik.”

Rekomendasi tersebut rupanya diberikan karena banyak orang yang terjangkit Covid-19 tanpa menunjukkan gejala sebelumnya. sayangnya, rekomendasi tersebut dinilai tidak akan terlalu berdampak karena AS sendiri kini telah kekurangan stok masker. Mengantisipasi kelangkaan masker, Trump juga mengimbau warganya menggunakan penutup wajah lain seperti syal ketika keluar rumah.

Salah seorang hakim di negara bagian AS, Kentucky, bahkan menerapkan solusi unik demi menekan angka penyebaran virus corona. Hakim tersebut memasangkan monitor di pergelangan kaki untuk penduduk yang telah melakukan kontak dengan pasien Covid-19 tetapi menolak untuk melakukan isolasi diri.

Di Negara Bagian Kentucky sendiri tercatat ada 831 kasus positif Covid-19. Dengan jumlah korban meninggal sebanyak 37 orang dan total kasus aktif 730 orang.

Sementara itu, jumlah pasien virus corona kini telah menembus lebih dari 1 juta orang di seluruh dunia. Per Sabtu (4/4) hari ini, tercatat sudah ada 1.118.046 orang yang dinyatakan positif terjangkit Covid-19.
(wk/Bert)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *