Bantu Pemda Tangani Pandemik Corona, Volunteer Corona Papua Beri 8 Usulan

Jumlah pasien positif corona di Papua tiap hari terus bertambah. Inilah yang menjadi keprihatinan Vo

Jumlah pasien positif corona di Papua tiap hari terus bertambah. Inilah yang menjadi keprihatinan Volunteer Corona Papua. Sejumlah usulan coba diberikan sebagai bantuan nyata kepada upaya pemerintah untuk mengatasi pandemik Covid-19 ini.
Hingga minggu kedua Maret 2020, ditemukan 13 orang pasien yang dinyatakan positif Covid-19, serta 42 orang yang berstatus sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan 7.040 Orang Dalam Pemantauan (ODP).
Angka-angka inilah yang membuat Volunteer Corona Papua yang terdiri dari berbagai latar pendidikan dan profesi dan tersebar di berbagai daerah di Tanah Papua, ingin membantu kerja-kerja Pemerintah Daerah dalam mengatasi wabah berbahaya tersebut. Sehingga tidak kadung meluas dan membunuh masyarakat Papua.
Melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (4/4), Volunteer Corona Papua pun coba memberikan 8 usulan kebijakan yang perlu menjadi perhatian Pemerintah dan
, sebagai berikut:
1. Meminta Pemerintah Daerah untuk berkomunikasi dengan Pemerintah Pusat, guna memperpanjang pembatasan sementara penerbangan dan kapal laut berpenumpang keluar dan dalam Papua sampai penanganan virus ini benar-benar tuntas, PDP atau juga ODP semua terkonfirmasi negatif, baik di Papua maupun daerah lain di luar Papua, terutama kota-kota yang memiliki bandara atau jalur transportasi aktif.
2. Pemerintah Daerah segera menghubungi pihak Pemerintah Pusat untuk membeli dua kali kebutuhan alat
massal bagi seluruh ODP dan kelompok rentan lainya di seluruh Provinsi Papua.
3. Membuat aturan tegas beserta sanksi bagi Kepala Daerah Kabupaten/Kota dan Perusahaan atau operator yang secara sepihak membuka transportasi laut/udara bagi penumpang. Misalnya dengan memangkas alokasi anggaran Otsus atau dengan mengisolasi daerah tersebut agar tidak terkoneksi dengan daerah lainya di Papua.
4. Mendesak Pemerintah Daerah menggandeng akademisi untuk mengkaji puncak penyebaran Covid-19 di Papua, antisipasi penyebaran juga strategi penanggulangan dampak sosial bagi masyarakat. Termasuk kajian terhadap masyarakat yang rentan terdampak dan perlu diperhatikan di masa pembatasan sementara ini berlangsung.
5. Pemerintah menyediakan anggaran bagi kelompok masyarakat untuk mensosialisasikan bahaya Covid-19 dan cara pencegahan di Papua.
6. ASN diperpanjang masa WFH tapi dengan sistem piket 10-15 tiap hari per dinas/instansi untuk melayani kepentingan masyrakat yang mendesak.

7. Aktif mengimbau masyarakat menggunakan masker nonmedis bagi yang melakukan aktivitas di luar rumah, aktif mencuci tangan, dan menjaga jarak sosial.
8. Meminta Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Papua dan Kabupaten/Kota agar tidak hanya menyampaikan jumlah pasien positif, PDP, atau jumlah ODP. Tetapi juga transparan menyampaikan peta wilayah sebaran dan kronologi seorang pasien terinfeksi, sehingga membantu publik lebih mawas diri dan ikut mengambil tindakan pencegahan.

Leave a Reply