Darurat Covid-19, KUA Tetap Layani Nikah yang Daftar Sebelum 1 April 2020

Pendaftaran nikah di KUA untuk sementara ditutup. Sedangkan akad nikah yang didaftarkan sebelum 1 April 2020 masih tetap dilayani pelaksanaannya.

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Pendaftaran nikah di KUA untuk sementara ditutup. Sedangkan akad nikah yang didaftarkan sebelum 1 April 2020 masih tetap dilayani pelaksanaannya.
“Permohonan pelaksanaan akad nikah di masa darurat Covid-19 untuk pendaftar baru tidak dilayani serta meminta masyarakat untuk menunda pelaksanaannya,” tandas Kakanwil Kemenag DIY Edhi Gunawan, Sabtu (4/4/2020) melalui rilis tertulisnya.
Menurut Edhi, hal ini merujuk pada surat edaran Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin Nomor P-003/DJ.lll/Hk.00.7/04/2020 tanggal 2 April 2020.
“Ruh dari terbitnya edaran ini demi keselamatan dan kemaslahatan umat,” tegas Edhi.

“Pelaksanaan akad nikah hanya dilayani bagi calon pengantin yang sudah mendaftarkan diri sebelum 1 April 2020. Itu pun, akad nikah wajib dilakukan di KUA,” sambungnya.
Dia menambahkan, jika calon pengantin telah membayar Rp600 ribu karena direncanakan acara akad di luar KUA, maka uang tersebut akan dikembalikan.
“Diatur pula sejumlah protokol kesehatan yakni pengantin dan keluarga yang hadir harus membasuh tangan dengan sabun atau hand sanitizer dan menggunakan masker. Selama prosesi ijab, petugas, wali nikah, dan calon pengantin laki-laki harus menggunakan masker dan sarung tangan,” ujarnya.
“Tapi sekali lagi kami tegaskan ini bagi pasangan calon pengantin yang telah mendaftar sebelum April 2020,” ulangnya memberi penegasan.
Dalam surat edaran diatur siapa saja yang boleh hadir saat akad nikah, di mana jumlahnya tidak boleh lebih dari sepuluh orang.

“Saya minta kepada 78 KUA di DIY untuk wajib meningkatkan koordinasi, mematuhi serta menyelaraskan penyelenggaraan layanan masyarakat sesuai dengan perkembangan kebijakan Pemda DIY dan Pemkab/Pemkot dalam pencegahan penyebaran COVID-19 di wilayah masing-masing,” jelas Edhi.
Di sisi lain, Kakanwil memberikan garansi bahwa selama darurat Covid-19, KUA tetap akan melayani konsultasi dan informasi secara daring.
“Termasuk di antaranya membagikan nomor kontak yang mudah dihubungi agar pelayanan daring bisa terlaksana secara optimal,” pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Maruti Asmaul Husna

Editor: Ari Nugroho

Leave a Reply