Kematian Akibat Corona Meningkat, New York Minta Bantuan Sukarelawan Medis

Gubernur Andrew Cuomo tak pernah mmenyangka pandemi corona menjadi tekanan berat bagi dia selama memimpin New York. #kumparanNEWS

Amerika Serikat mencatat jumlah kematian akibat
corona
sebanyak 8.263 jiwa. New York menyumbang angka kematian tertinggi di AS yakni 1.905 kematian.
Merujuk hal tersebut otoritas lokal
New York
memutuskan untuk mengeluarkan permohonan darurat untuk para sukarelawan agar membantu pemerintah lokal menangani corona.
Dilansir
AFP,
Gubernur New York Andrew Cuomo memperkirakan puncak infeksi corona di wilayahnya kemungkinan akan terjadi pada 4 hingga 14 hari ke depan.
“Sebagian dari saya berharap (saat ini) adalah saat puncak (corona). Namun, ada bagian lain dari diri saya bersyukur, kita belum berada di masa puncak (penyebaran) corona, karena kita memang belum siap (menghadapi itu),” ujar Cuomo, Sabtu (4/4) waktu setempat.
Ia menyebut, situasi beberapa minggu terakhir membuat dia merasa seolah seperti seumur hidupnya. Cuomo tak pernah menyangka pandemi corona menjadi tekanan berat bagi dia selama memimpin New York.
“Saya pikir kita semua merasakan hal yang sama, tekanan ini, negara ini, keadaan ini – (pengalaman) ini tak pernah terjadi selama hidup saya,” kata dia.
Hingga saat ini, total ada 300.915 kasus positif corona di
Amerika Serikat
. Rinciannya 8.162 orang meninggal dunia dan 14.459 orang sudah dinyatakan sembuh dari virus.
***
kumparanDerma
membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!

Leave a Reply