Lutfi Mantan Apoteker Kalbar Usulkan Pengujian Formav-D Buatannya Jadi Obat Corona, Terbukti Ampuh!

Ia menerangkan obat tersebut bernama Formav-D dan sudah 10 tahun telah dikenal oleh masyarakat sebagai obat DBD.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK
– Seorang mantan Apoteker sekaligus penemu obat Demam Berdarah Degue (DBD), Fachrul
Lutfi
mengungkapkan harapannya kepada pemerintah untuk mau mengujicoba obat buatannya dalam menangani penyakitdampak virus Corona (Covid-19).
Ia menerangkan obat tersebut bernama
Formav-D
dan sudah 10 tahun telah dikenal oleh masyarakat sebagai obat DBD.
Hal tersebut ia sampaikan kepada wartawan saat ditemui di kediamannya di Jl Tanjung Raya II, Pontianak, Kalimantan Barat pada Sabtu 4 April 2020.
“Sebagian besar, di Pontianak ini kan sudah banyak yang mengenal obat DBD yang saya buat, kurang lebih 10 tahun lah ya, dikenal di Kota Pontianak,” ungkap
Lutfi
kepada wartawan, Sabtu (04/03/2020).
“Kita saat ini kan sangat berharap sekali ada obat yang bisa mengatasi virus corona kan. Kalau peluang sekecil apapun, kita bisa angkat, ini akan menjadi harapan besar bagi masyarakat kan,” katanya.
“Terutama bagi pemerintah kita, kita kan tahu bahwa saat ini kita sedang dilanda musibah, ekonomi hancur, pendidikan terhambat, sosial juga sedang kacau. Jadi apabila ada obat yang dapat mengobati virus corona ini, kan masalah-masalah ini mudah diatasi, yang sakit ya tinggal dikasi obatnya,” lanjutnya.
Ia mengharapkan agar pemerintah mau mengambil peluang sekecil apapun dalam upaya pengobatan bagi pasien yang telah terpapar virus Covid-19.
“Nah di kalbar ini, kita bisa angkat ke tinggkat nasional bahkan dunia, peluangnnya ada, kenapa kita ngak manfaatkan, sekecil apapun peluang itu, itu bisa kita manfaatkan untuk melawan wabah virus Corona ini. Ini sudah 10 tahun kok dikenal, kenapa tidak digunakan, kan sayang sekali peluang itu, kecuali kita ndak ada data, ndak ada pengalaman kan,” ungkap
Lutfi
.
Ia mengungkapkan telah banyak masyarakat yang bertanya kepadanya, dapatkah obat
Formav-D
miliknya mengatasi virus Covid-19.
Ia kemudian menceritakan hasil positif saat mengatasi penyakit seperti DBD, Tipes, Malaria, Herves bahkan HIV dengan
Formav-D
miliknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *