Penjelasan Dokter Spesialis Paru Soal Jenazah Pasien Covid-19 yang Dianggap Bisa Menularkan Virus

Tidak sedikit masyarakat menolak jenazah pasien virus Corona saat hendak dimakamkan.

Penjelasan Dokter Spesialis Paru Soal Jenazah Pasien Covid-19 yang Dianggap Bisa Menularkan Virus

Tidak sedikit masyarakat menolak jenazah pasien virus Corona saat hendak dimakamkan.
Adapula mendapatkan pro dan kontra lantaran prosesi pemakanan dilakukan oleh pemerintah dengan SOP yang ketat.
TRI BUN-MEDAN.com- Tidak sedikit masyarakat menolak jenazah pasien virus Corona saat hendak dimakamkan. Adapula mendapatkan pro dan kontra lantaran prosesi pemakanan dilakukan oleh pemerintah dengan SOP yang ketat.
Pasien positif virus Corona biasanya langsung dikubur tanpa dimandikan terlebih dahulu. Pihak keluarga pun tak diperbolehkan menyentuh bahkan melihat kondisi jenazah untuk terakhir kalinya.
Proses pemakaman pun diurus oleh tim khusus yang menggunakan APD lengkap, pihak keluarga tak boleh ada yang hadir dang menyaksikan pemakaman pasien dari dekat.

Hal itu dilakukan demi mencegah penularan virus corona dari jenazah pasien ke pihak keluarga yang masih sehat.
Sebab apabila ada yang melakukan kontak dengan jenazah pasien Covid-19, dikhawatirkan orang tersebut akan terpapar virus yang ada di dalam tubuh jenazah itu.
Namun risiko penularan dari pasien meninggal Covid-19 masih dipertanyakan oleh sejumlah masyarakat.
Sebagian besar masyarakat masih ragu bahkan tak percaya penularan virus corona bisa terjadi melalui pasien Covid-19 yang telah meninggal dunia.

Berita Populer

Editor: jefrisusetio

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *