Penyebar Hoax Covid 19 di Banjar Terancam Hukuman Enam Tahun Penjara

BANJAR JABAR CAKRAWALA.CO – Jajaran Satreskrim Polres Banjar Polda Jabar menangkap seorang ibu rumah tangga berinisial YN (42) warga Lingkungan Jelat, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat. YN ditangkap karena telah membuat informasi hoaks di akun Facebook miliknya pada Kamis (2/4/2020) siang. YN menuliskan informasi pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSUD Banjar telah melarikan …

Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana Saat memberikan keterangan Pers, foto Hermanto BANJAR JABAR CAKRAWALA.CO – Jajaran Satreskrim Polres Banjar Polda Jabar menangkap seorang ibu rumah tangga berinisial YN (42) warga Lingkungan Jelat, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat. YN ditangkap karena telah membuat informasi hoaks di akun Facebook miliknya pada Kamis (2/4/2020) siang. YN menuliskan informasi pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSUD Banjar telah melarikan diri (kabur). “Yang bersangkutan kami amankan karena telah menyebarkan informasi bohong melalui akun media sosial miliknya,” ujar Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana melalui teleconference, Jumat (3/4/2020). Yulian membenarkan, bahwa postingan informasi bohong (hoaks) mengenai kaburnya pasien positif Corona itu telah menyebabkan kepanikan dan keresahan di kalangan masyarakat. Berita Terkait “Yang bersangkutan dijerat UU ITE dengan ancaman hukuman enam tahun penjara,” imbuh Yulian. Akibat perbuatannya, tersangka dikenai Pasal 45 a ayat (2) juncto Pasal 48 ayat (2) juncto Undang Undang RI Nomor 12  tahun 2016 tentang perubahan atas Undang Undang RI Nomor 12 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik. Ancaman hukuman 6 tahun penjara. Namun demikian dengan pertimbangan objektif dan pertimbangan subjektif penyidik, tersangka YN tidak dilakukan penahanan. “Mengenai motif tersangka membuat postingan ini sedang kami dalami,” pungkas Yulian.***Hermanto Share this: Like this: Like Loading…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *