PP Muhammadiyah Imbau Tak Perlu Salat Tarawih dan Salat Id di Masjid Jika Virus Corona Belum Reda

‘Takmir tidak perlu mengadakan salat berjamaah di masjid, musala, dan sejenisnya, termasuk kegiatan Ramadan yang lain seperti ceramah-ceramah…’

POSBELITUNG.CO, JAKARTA —  Pimpinan Pusat (PP) Muhammasiyah resmi telah menerbitkan surat edaran tentang Tuntunan Ibadah dalam kondisi Darurat Virus Corona ( Covid-19 ).
Adapun imbauan tersebut untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona ( Covid-19 ) di Indonesia.
Surat edaran yang bernomor 02/EDR/I.0/E/2020 ditandatangai pada 21 Maret 2020 oleh Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Syamsul Anwar dan Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Mohammad Mas’udi.
Satu di antara beberapa poin yang tertuang dalam surat edaran itu adalah tak perlu menggelar salat tarawih berjemaah dan kegiatan lainnya bila virus corona belum mereda.
• Viral Wali Kota Prabumulih Tak Mau Liburkan Siswa karena Corona: Penyakit Bukan untuk Ditakuti!
Muhammadiyah menganjurkan agar salat tarawih dilakukan di rumah masing-masing.
“Takmir tidak perlu mengadakan salat berjamaah di masjid, musala, dan sejenisnya, termasuk kegiatan Ramadan yang lain seperti ceramah-ceramah, tadarus berjamaah, iktikaf, dan kegiatan berjamaah lainnya,” isi surat yang telah dikonfirmasi Tribunnews.com  ke PP Muhammadiyah , Sabtu (4/4/2020).
Surat itu juga mengatur terkait Puasa Ramadan tetap dilakukan bagi orang sehat.
Puasa boleh tak dilakukan bagi orang yang sakit dan yang kondisi kekebalan tubuhnya tidak baik.
Orang tersebut wajib menggantinya sesuai dengan tuntunan syariat.
• Perusahaan Boeing Mulai Tawarkan Program PHK untuk 161 Ribu Karyawannya
Muhammadiyah turut mengatur bahwa puasa dapat ditinggalkan oleh para tenaga medis yang sedang bertugas di tengah wabah corona.

Berita Populer

Editor: asmadi

Ikuti kami di

Leave a Reply