Satgas Covid-19 Sterilkan Mobil Jenazah TKI

Masyarakat Sampang yang menjadi pekerja migran Indonesia (PMI) secara ilegal masih banyak. Terbukti, saat ini terdapat pekerja bodong yang dipulangkan dari

Sebelum diantarkan ke rumah duka di Desa Bluuran, Kecamatan Karang Penang, mobil jenazah digiring ke Posko Penaganan Covid-19. Hal tersebut untuk mensterilkan mobil jenazah dan keluarga yang mendampingi. Semua itu dilakukan agar terhindar dari persebaran Covid-19.

Kasi Penempatan Tenaga Kerja Diskumnaker Sampang Agus Sumarso mengatakan, berdasarkan surat yang diterima, PMI bernama Abd. Jamal itu meninggal di Kuala Lumpur, Malaysia, 1 April 2020 sekitar pukul 05.00. Dia mengembuskan napas terakhir karena stroke, darah tinggi, dan kencing manis.

Pihaknya langsung menjemput ke Bandara Juanda. Sebelum dibawa ke rumahnya, mobil jenazah tersebut diarahkan ke Posko Penanganan Covid-19. Hal tersebut untuk mengantisipasi persebaran virus koroana. Sebab, keluarga pria 50 tahun itu ada yang mengantarkan dari Malaysia. ”Biaya pemulangannya dari Juanda ditanggung pemerintah,” jelas Agus Sumarso.
Mobil dan peti jenazah disemprot menggunakan cairan disinfektan. Kesehatan satu orang keluarga yang mengantarkan juga dicek. ”Hasilnya sehat dan negatif korona, sehingga langsung kami bawa ke rumahnya dan sampai sekitar pukul 02.00,” lanjutnya.
Saat ini instansinya mencatat ada sekitar 17 PMI asal Sampang yang meninggal di perantauan. Tenaga kerja Indonesia (TKI) tersebut meninggal karena sakit dan kecelakaan kerja. ”Kalau yang meninggal semuanya ilegal, termasuk yang tadi malam saya antar,” imbuhnya. (iqb)
(mr/luq/bas/JPR)

Leave a Reply