Setelah Berhasil Tekan Laju Penularan Tanpa Lockdown, Kini Singapura Hadapi Gelombang Kedua Covid-19

Dipandang sukses menahan laju penularan Covid-19 meski tak lakukan lockdown, Singapura kini tengah menghadapi gelombang kedua Virus Corona.

TRIBUNNEWS.COM   –   Singapura   digadang-gadang sebagai negara yang layak dicontoh terkait penanganan virus corona.
Pasalnya, negara tetangga ini berhasil menahan laju penularan   Covid-19   sepanjang bulan Maret.
Pada awal Maret,   Singapura   mencatat lebih dari 100 infeksi, Seperti diberitakan   South China Morning Post,   Jumat (3/4/2020).

Penelusuran kontak, prosedur karantina yang ketat, dan pembatasan perjalanan yang terukur mendapat pujian dari pihak luar.

ILUSTRASI – Seorang staf medis ambulans menyemprotkan disinfektan pada koleganya setelah tiba di Rumah Sakit Palang Merah Wuhan dengan seorang wanita tua, yang pulih dari COVID-19, di Wuhan di provinsi Hubei tengah Cina pada 30 Maret 2020, setelah pembatasan perjalanan ke kota berkurang setelah lebih dari dua bulan terkunci karena wabah coronavirus COVID-19. Wuhan, kota di Cina tengah tempat virus korona pertama kali muncul tahun lalu, sebagian dibuka kembali pada 28 Maret setelah lebih dari dua bulan isolasi total hampir untuk populasi 11 juta. (Hector RETAMAL / AFP)

 
Sebagai contoh,   Singapura   (per 25 Maret) telah melakukan 6.800 tes per juta orang, lebih dari Korea Selatan pada 6.500 dan Taiwan, 1.000.
Nega lain dibuat ‘cemburu’ dengan keberhasilan   Singapura , yang menjaga angka penularan di level rendah, tapi juga tetap membuka sekolah dan mal seperti biasa.
Halaman selengkapnya >>>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *