Tekan Penularan COVID-19 , SATGAS Bali Perketat Pengawasan Jalur Masuk Bali

KBRN, Jembrana: Jalur masuk Bali melalui pelabuhan Gilimanuk semakin diperketat. Kali ini Satuan Tugas (Satga) Penanggulangan COVID-19  Provinsi Bali bahkan memberlakukan  rapid test  bagi 

KBRN, Jembrana: Jalur masuk Bali melalui pelabuhan Gilimanuk semakin diperketat. Kali ini Satuan Tugas (Satga) Penanggulangan COVID-19   Provinsi Bali bahkan memberlakukan   rapid test   bagi   seluruh penumpang   kapal di Pelabuhan Gilimanuk. Ketua Satgas Penanggulangan COVID-19   Provinsi Bali Dewa Made Indra   saat meninjau langsung aktivitas    pengawasan   penumpang di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Sabtu (04/04/2020) mengatakan   sejatinya   pemeriksaan ini sudah dilakukan sejak   kamis lalu di   dua pelabuhan baik Padangbai maupun Gilimanuk. Hanya saja masih terbatas kepada penumpang yang   memiliki tempratur tubuh 38 derajat celcius ke atas . Namun sejak 4 april ketentuan terebut diperkuat lagi. Seluruh penumpang   yang datang dari beberapa daerah terjangkit   penyakit COVID-19 wajib menjalani tes cepat tersebut. ” Sepanjang berasal dari daerah terjangkit, itu tidak cukup   hanya dengan pemeriksaan   suhu tubuh menggunaan thermo gun dan   wawancara oleh petugas KKP   (Kantor Kesehatan Pelabuhan ), tetapi kali ini kami tambahkan   dengan pemeriksaan   menggunakan rapid test , jelasnya. Lebih lanjut Sekda Dewa Indra mengatakan    ketentuan tersebut diberlakukan   untuk memfilter   penyebaran virus    corona antar pulau.   Sehingga penumpang yang masuk melalui   Pelabuhan Gilimanuk aman   dari infeksi COVID-19.   Kendatipun Pelabuhan Gilimanuk   masih terbuka terbatas. Hal ini juga berlaku untuk pelabuhan lainnya seperti Padangbai, sementara pelabuhan Benoa sudah tidak ada penumpang. ” kenapa di Gilimanuk   yang masih menjadi atensi , karena dibandingkan   jumlah penumpangnya   yang masuk lebih   banyak di Gilimanuk. Kedua   banyak penumpangnya   datang dari daerah-daerah   dengan tingkat penyebaran COVID-19   tinggi.   Tapi bukan berarti   di Padangbai diabaikan   pemeriksaannya , penumpang yang suhu tubuhnya di atas 38 derajat Celcius   akand igiring untuk diinterview   pertuga KKP” tegas Dewa Indra. Untuk di   terminal domestik Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Dewa Indra   mengatakan bahwa di pintu masuk   juga sudah diterapkan   dengen ketentuan yang sama. Penerapan ketentuan ini   juga didasari hasil evaluasi di lapangan.   Karena tidak sedikit   juga penumpang   pesawat dari luar   negeri yang melakukan penerbangan   ke   Bali dengan terlebih   dulu transit   di beberapa daerah di Indonesia. Pihanya juga sudah memasang banner bagi jalur khusus penumpang di terminal.

Leave a Reply