Bahaya Masker Bekas di Tengah Pandemi Virus Corona, Begini Cara Mengolahnya dengan Baik dan Benar

Masker bekas tergolong jenis sampah yang berbahaya. Apalagi di tengah pandemi Virus Corona yang tengah melanda dunia, termasuk Indonesia, saat ini.

POSBELITUNG.CO – Masker bekas tergolong jenis sampah yang berbahaya.
Apalagi di tengah pandemi Virus Corona yang tengah melanda dunia, termasuk Indonesia, saat ini.
Bukan cuma sampah plastik pembungkus barang-barang kiriman belanjaan online, selama pandemi berlangsung, limbah masker bekas pakai juga berserakan dan menimbulkan masalah baru, terutama di wilayah redzone covid-19 seperti di DKI Jakarta.
Jutaan limbah masker sekali pakai dilaporkan menumpuk di wilayah DKI Jakarta.
Keberadaan sampah jenis ini perlu diwaspadai, tidak hanya jumlahnya melainkan juga golongannya yang termasuk ke dalam limbah B3 (Bahan Beracun dan berbahaya). Pasalnya, bisa saja masker bekas itu milik orang yang sebelumnya positif virus corona.  Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta, Andono Warih, membenarkan ada peningkatan limbah masker di tumpukan sampah rumah tangga. 
Dia membeberkan, sebelumnya, limbah jenis ini terkonsentrasi di fasilitas pelayanan kesehatan.
Kini, masker bekas pengguna dapat ditemukan di banyak tempat pembuangan, dari rumah tangga, pasar, jalan dan tempat fasilitas umum berserakan.
“Sekarang sampah jenis ini banyak timbul dari rumah tangga,” ujar Andono dikutip HAI pada Jumat (3/4/2020) lalu.

Imaris perawat di Chicago, IL, AS, menceritakan kurangnya masker di rumah sakitnya. (IG: nurse.iv)

Editor: Dedi Qurniawan

Ikuti kami di

Leave a Reply