Dampak Covid 19, Petani Karet Murung Ilung Balangan Khawatir Pabrik Tutup

Nasib petani karet Kabupaten Balangan semakin tak menentu setelah merebaknya virus covid-19, harga karet rendah dan beberapa pabrik karet akan tutup

Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN – Mewabahnya Coronavirus Disease (Covid 19) di Kalsel berdampak bagi warga setempat, khususnya wilayah Balangan.
Meski sejumlah penanganan untuk pencegahan telah dilakukan.
Namun pada sisi lain, rupanya hal itu membuat perekonomian sebagian warga menurun.
Khususnya mereka yang bermata pencaharian di kebun karet dan pedagang kecil-kecilan.
Sejauh ini, petani karet, khususnya tampak masih bertahan.
Mereka bisa mendapatkan pengepul yang mau membeli karet saja sudah bersyukur.
Kekhawatiran pun sempat terjadi, karena adanya isu bakal ditutupnya pabrik karet pada sejumlah wilayah.
Semisal pabrik karet di Banjarmasin dan Kalteng.
• Syarat & Cara Mendapatkan Kartu Pra Kerja di www.prakerja.go.id, Catat Jadwalnya
• Parsel Ria Ricis untuk Tetangga Disinggung Oki Setiana Dewi Kala Wabah Covid-19
• Diam-Diam Ayu Ting Ting Lakukan Hal Mulia Kala Wabah Covid-19, Ini Aksi Sohib Ruben Onsu
“Kalau pabrik karet tutup, bagaimana nasib para petani karet. Kami harga rendah saja asal ada yang membeli sudah bersyukur untuk saat ini,” ucap petani karet di Desa Murung Ilung, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan , Sahriani, Minggu (5/4/2020).

Penulis: Isti Rohayanti

Editor: Edinayanti

Ikuti kami di

Leave a Reply