Jumlah Pasien Covid-19 Dalam Perawatan Intensif di Italia Mulai Turun

Italia melaporkan jumlah kenaikan kasus kematian terendah karena virus corona selama hampir dua pekan pada Sabtu dan jumlah pasien dalam perawatan intensif turun untuk pertama kalinya.

Merdeka.com –
Italia melaporkan jumlah kenaikan kasus kematian terendah karena virus corona selama hampir dua pekan pada Sabtu dan jumlah pasien dalam perawatan intensif turun untuk pertama kalinya.
Para pejabat mendesak warganya tidak melanggar aturan lockdown yang ketat. Menurut para pejabat, kebijakan lockdown mulai menunjukkan hasil, meskipun kasus baru naik 4.805 pada Sabtu yang sedikit lebih tinggi dari kenaikan harian baru-baru ini. Demikian dilansir dari Alarabiya, Minggu (5/4).
Departemen Perlindungan Sipil melaporkan 681 kematian, sehingga total menjadi 15.632 sejak munculnya epidemi virus corona baru di Italia utara pada 21 Februari. Angka ini adalah kenaikan kasus kematian harian terendah sejak 23 Maret.
Jumlah total kasus yang dikonfirmasi naik menjadi 124.632 dari 119.827 yang dilaporkan pada Jumat, tetapi untuk pertama kalinya, jumlah pasien di unit perawatan intensif menurun, dengan 3.994 pasien yang dirawat, turun 74 dari 4.068 pada hari Jumat.
“Ini adalah berita penting karena memungkinkan rumah sakit kami bernapas,” kata Kepala Perlindungan Sipil Angelo Borelli saat pemaparan harian reguler .
1 dari 1 halaman
Kenaikan yang stabil dalam jumlah kasus menunjukkan bahwa wabah telah mencapai puncak dan jumlahnya akan mulai turun – jika lockdown dipatuhi.
Tetapi dengan semakin dekatnya Paskah dan rekaman video yang beredar di media sosial sekelompok orang mulai berjalan-jalan di luar rumah di sejumlah kota seperti Naples, Roma dan Milan.
“Beberapa gambar menyebar di media sosial, yang menunjukkan santainya perilaku beberapa orang – untungnya hanya beberapa -, tidak boleh diambil sebagai contoh, tindakan mereka harus disesalkan,” kata Domenico Arcuri, komisaris khusus pemerintah untuk penanganan kedaruratan virus corona.
“Kami belum berpikir sudah saatnya kembali normal,” katanya.
[pan]

Leave a Reply