Saat China Mendadak Batasi Ekspor Medis Lawan Covid-19, Taiwan Tawaran Bantuan hingga Dipuji Eropa

Saat China mendadak membatasi ekspor peralatan medis melawan pandemi Virus Corona, Taiwan melakukan langkah sebaliknya.

Saat China mendadak membatasi ekspor peralatan medis melawan pandemi Virus Corona , Taiwan melakukan langkah sebaliknya.
Pulau yang dianggap China sebagai provinsi yang membelot, malah mengintensifkan upayanya untuk meningkatkan profil global mereka dengan menawarkan sumbangan masker wajah dan bantuan medis yang sangat dibutuhkan ke negara lain.
Namun langkah ini membuat marah Beijing.
Dilansir dari South China Morning Post, pengamat mengatakan keberhasilan Taiwan mengendalikan wabah virus corona menunjukkan kekuatan sistem medis Taiwan dan meningkatkan visibilitasnya di panggung dunia.
Langkah Taiwan menawarkan bantuan ini telah dipuji oleh para pemimpin dunia, dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan Uni Eropa berterima kasih atas upaya dan sikap solidaritas Taiwan, sementara Departemen Luar Negeri AS menggambarkan Taiwan sebagai teman sejati.
Tetapi tanggapan Beijing adalah sebaliknya.
Hingga 5 April 2020, Taiwan hanya mengalami 355 kasus Covid-19 di mana 5 orang meninggal.
Padahal Taiwan berbatasan langsung dengan China yang menjadi pusat menyebaran Covid-19 . 
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Hua Chunying mencatat bahwa Taiwan melarang ekspor masker ketika wabah mencapai puncaknya di daratan China.
Ia juga mengatakan pulau itu tidak boleh memainkan trik politik untuk mendapatkan aksesi ke Organisasi Kesehatan Dunia.

Editor: Tariden Turnip

Leave a Reply