Sempat Digusur, Begini Kondisi Warga Kampung Bugis Serangan Bali di Tengah Pandemi Covid-19

Di tengah pandemi virus Corona (Covid-19) ini, warga diminta untuk tetap berada di rumah.

TRIBUN-TIMUR.COM – Di tengah pandemi virus corona (Covid-19), warga diminta untuk tetap berada di rumah.
Begitu pula yang dilakukan warga Kampung Bugis , Serangan, Bali.
Setelah digusur pada awal 2017 silam, banyak warga yang masih bertahan di tenda-tenda yang menjadi tempat tinggal mereka di tengah pandemi Covid-19.
“Di tenda-tenda, ada yang tinggal sama keluarganya yang belum tergusur di sana,” kata Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Bali Zainal Tayyeb, saat dihubungi  tribun-timur.com , Sabtu (4/4/2020).
Warga yang masih bertahan di tenda tersebut kekurangan bahan makanan.

Kondisi kampung Bugis Serangan Bali di tengah pandemi Covid-19. (KKSS Bali)

Dia mengatakan bahwa sampai saat ini, belum ada pergerakan dari pemerintah.
“Sampai sekarang (pemerintah) belum ada pergerakan. Tapi namanya kita orang Bugis, orang Sulawesi itu kalau makan, warga kita tidak makan, bukan orang Bugis namanya,” katanya.
Dia juga menyebutkan bahwa di tengah pademi ini, banyak warga yang tidak bekerja.
“Kebanyakan tidak kerja sekarang,” katanya.
Namun kata Zainal, beberapa bantuan telah datang dari Jakarta.

Berita Populer

Penulis: Rudi Salam

Editor: Hasriyani Latif

Leave a Reply